HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG GANGGUAN JIWA TERHADAP PERAN SERTA KELUARGA DALAM MERAWAT ANGGOTA KELUARGA DENGAN GANGGUAN SKIZOFRENIA DI UNIT RAWAT JALAN RS GRHASIA DIY
Abstract
INTISARI Latar Belakang : Kecenderungan meningkatnya angka gangguan mental psikiatri dikalangan masyarakat saat ini dan yang akan datang akan terus menjadi masalah.Setiap tahunnya jumlah klien kesehatan jiwa cenderung mengalami peningkatan (Boedja, 2003). Peran keluarga dipandang sebagai naluri untuk melindungi anggota keluarga yang sakit. Tugas keluarga dan pengetahuan yang harus dimiliki oleh keluarga klien skizofrenia adalah merawat anggota keluarga yang sakit serta menciptakan lingkungan
Kecenderungan meningkatnya angka gangguan mental psikiatri
dikalangan masyarakat saat ini dan yang akan datang akan terus menjadi
masalah dan tantangan bagi tenaga kesehatan khususnya komunitas profesi
keperawatan. Krisis multi dimensi telah mengakibatkan tekanan yang berat
pada sebagian besar masyarakat dunia umumnya dan Indonesia pada
khususnya, masyarakat yang mengalami krisis ekonomi tidak saja akan
mengalami gangguan kesehatan fisik berupa gangguan gizi, terserang berbagai
penyakit infeksi tetapi juga dapat mengalami gangguan kesehatan mental
psikiatri yang pada akhirnya dapat menurunkan produktivitas kerja, kualitas
hidup secara nasional, negara telah dan akan kehilangan satu generasi sehat
yang akan meneruskan perjuangan dan cita-cita bangsa (Rasmun,2001).
Sebagai gambaran menurut survei Epidiomologist Cathcment Areas
(ECA) di Amerika serikat yakni studi epidiomologi psikiatri yang terkenal dan
terpercaya di dunia menunjukan sekitar 20% orang dewasa mengalami
gangguan jiwa yang terdiagnosis di setiap tahun, sementara itu 32% dari orang
dewasa pernah mengalami gangguan jiwa pada suatu saat dalam hidupnya. Di
Indonesia hasil survei Kesehatan Mental Rumah Tangga (SKMRT) yang
dilakukan oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadilah Supari menjelaskan,
Riskesdas 2007-2008 itu mengumpulkan sebanyak 258.366 sampel rumah tangga dan 987.205 sampel anggota rumah tangga untuk pengukuran berbagai
variabel kesehatan masyarakat.
Full Text: PDF